MASALAH UMUM BURUNG CENDET DAN CARA MENGATASINYA

Belum banyak orang yang tahu jika burung cendet ini memang dikenal dengan nama lain, yakni burung petet. Untuk jenis burung yang satu ini merupakan jenis burung yang pandai menirukan suara burung lain.  Maka tidak heran, burung yang juga sering dipanggil toet ini sangat mudah untuk dilatih.  Namun di balik kelebihan burung ini tentu kita akan menemukan beberapa masalah yang membuat sebagian besar kicau mania ini frustrasi.  Masalah – masalah yang ditimbulkan oleh burung ini sebenarnya bukan karena ulahnya.  Melainkan karena faktor perawatan dan faktor usia dari burung sendiri.

burung cendet

 Ya, jika perawatan yang dilakukan kurang tepat maka akan berperilaku kurang baik.  Dan perilaku ini dianggap menjadi masalah oleh para kicau mania.  Hal ini harus ditangani dan segera di atasi biar burung  ini tidak terbiasa untuk melakukannya.  Dan berikut ini beberapa masalah yang umum dan sering terjadi pada burung  dan cara mengatasinya:

  1.  jarang berkicau

Masalah yang sering terjadi pada burung  ini adalah burung yang tidak mau berkicau.  Dimana burung tersebut tidak mau berbunyi karena beberapa alasan. Salah satunya burung dalam kondisi mabung atau akan mabung.  Dan biasanya uang sudah tua dan akan mabung memang jarang berkicau.  Selain itu, faktor lain yang menyebabkanjarang bunyi ini adalah stress.  Dimana kalah mental, sakit, ketakutan dan di serang lawan. Maka untuk mengatasi hal ini terbilang cukup mudah untuk dilakukan.  Anda tinggal memandikan cendet 2 kali sehari. Untuk pengembunan secara rutin, melakukan pemasteran, memberikan extra fooding seperti jangkrik dan sering – sering mendekatkan cendet dengan  lainnya

  1. sering salto

Salah satu masalah yang paling sering ditemukan pada burung cendet adalah salto.  Jika di dunia persilatan serta parkour.  Mungkin salto merupakan teknik yang cukup memukau. Namun, jika sudah membicarakan dunia burung, salto ini termasuk momok yang harus segera di tangani. Karena bagaimana tidak, burung cendet yang sering salto akan membuatnya kurang maksimal dalam lomba dan menurunkan kemampuan berkicau.  Dan yang menyebabkan burung cendet ini melakukan salto ini memang cukup beragam. Mulai dari kebiasaan, pola perawatan, hingga over birahi.  Lalu bagaimana cara untuk mengatasi cendet yang suka salto.

  1. Berikan jenis pakan alami misalnya saja seperti orong – orong, kadal kecil, belalang hijau, dan lain – lain.
  2. Pakan tamabahan (extra fooding) mulai dikurangi. Agar burung cendet ini tidak salto lagi.
  3. Burung dipindahkan ke kandang yang berukuran besar seperti kandang aviary.
  4. Tangkringan atau tenggeran di tambah dan di tata menyilang.
  5. Berikan penghalang di sekitar tangkringan berupa karet atau tali yang tidak menyakiti tubuhnya.
  6. Mandikan burung cedet di malam haru secara rutin.
  1. Burung cendet terlalu galak

Dan penyebab burung ini terlalu galak diantaranya burung telah memasuki masa kawin. Sehingga akan naik berahinya. Selain itu jarang dimandikan dan dijemur, serta kemungkinan memang sudah karakter bawaan burung itu sendiri.  Cara untuk mengatasi burung cendet yang galak yakni dengan memberikan tambahan jangkrik dari 2- 3 ekor. Menjadi 5 – 7 ekor perhari.  Hindari penjemuran secara berlebihan maksimal 2 jam perhari.  Dan yang terkahir mandikan burung cendet 3 kali sehari.

  1. Burung cendet kurang gacor

Cara untuk membuat burung gacor ini memang cukup beragam. Namun yang terpenting adalah pembentukan mental cendet dulu.  Karena walau  sudah gacor tetapi jika kalau mentalnya tidak bagus. Maka burung tersebut tidak akan berkicau di depan cendet lainnya. Dia hanya berani berkicau di tempat yang sepi. Nah, berikut ini ada metode untuk cara mengatasinya diantaranya;

  • di angin – anginkan di teras depan rumah. Pada pukul 07.00 hingga 08.00. Setelah itu langsung dimandikan.
  • Sangkar burung dibersihkan dan mengganti air serta pakan.
  • beri jangkrik 4 ekor di wadah pakan, bukan diberi secara langsung.
  • Siangnya pada pukul 10.00 – 15.000 burung di master dengan suara burung masteran.
  1. Burung cendet terlalu giras

Burung cendet yang terlalu giras seringkali disebabkan karena usia yang masih muda.  Sehingga bawaannya selalu takut terhadap predator.  Dan mereka pun menganggap manusia sebagai musuh. Nah, untuk mengatasinya anda bisa menjinakkan burung cendet dengan metode yang pernah kami tulis di atas.

Demikian beberapa masalah umum yang sering dialami oleh burung cendet dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat dan dapat menambah referensi untuk anda.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *