Category Archives: burung emu

CARA MEMBEDAKAN BURUNG EMU DAN BURUNG UNTA

Di alam liar Australia memiliki fauna eksotik dan terkenal yang tidak bisa ditemui ditempat lain. Untuk menyebutkan nama-nama hewan khas Australia maka tidak jauh dari koala dan kanguru. Akan tetapi Australia juga memiliki hewan khas lain yang cukup terkenal, yakni burung emu. Salah satu jenis unggas ini memiliki nama latin (Dromaius novaehollandieae). Sejenis burung raksasa dengan penampilan mirip burung onta. Sama halnya seperti burung unta, emu ini mempunyai tubuh dengan ukuran besar dan leher panjang. Karena itulah burung ini tidak bisa terbang. Meskipun tidak bisa terbang, namun emu ini mempunyai kemampuan berlari cepat. Ketika berlari, emu mampu menempuh jarak sejauh 2.7m dalam sekali langkah.

burung emu

Perbedaan Burung Emu Dan Burung Unta

Baik burung unta dan emu ini sama-sama tergolong ke dalam burung ratite. Yakni burung yang tidak bisa terbang dan tinggal di belahan Bumi bagian selatan. Untuk burung unta dan burung emu ini mempunyai ciri fisik mata lebar, leher tanpa bulu yang panjang, kaki kuat dan bisa berlari cepat. selain itu memiliki cakar tajam, otot dada tidak berkembang, dan sayap bukan untuk terbang tetapi menarik pasangan. Walaupun kedua burung ini terlihat mirip, tetapi burung ini mempunyai beberapa perbedaan. Berikut ini beberapa perbedaannya.

  1. Ukuran tubuh

Di Australia, burung emu menjadi burung spesies terbesar dengan berat tubuh antara 36 – 40kg. Tetapi jika dibandingkan burung unta, tentu emu lebih kecil. Karena burung unta menjadi spesies burung paling besar di dunia dan ukurannya 3 kali lipat dari emu. Dan burung unta ini memiliki berat 99 – 120kg.

  1. Makanan

Kebanyakan burung emu termasuk hewan carnivora yang mana memakan laba-laba atau kalajengking. Sedangkan untuk burung unta memakan tumbuhan meskipun terkadang juga memakan serangga.

  1. Warna bulu

Untuk burung unta jantan mempunyai bulu warna hitam dan sayap ada bulu putih, sedangkan untuk burung unta betina warnanya cokelat gelap keabuan. Emu jantan dan betina, keduanya mempunyai warna cokelat gelap.

  1. Ciri fisik dan kecepatan lari

Pada ujung kaki emu mempunyai 3 jari dan mampu berlari dengan kecepatan 48 Kilometer per jam. Sedangkan untuk burung unta hanya memiliki dua jari kaki, namun tetap bisa berlari cepat. Yakni 64 Kilometer per jam.

  1. Tempat asal

Burung unta ini berasal dari Afrika, sedangkan burung emu berasal dari Australia. Tentunya kedua negara ini berbeda.

Mengenal Emu Lebih Dekat

Jenis burung satu ini pola hidupnya nomaden (berpindah-pindah). Pada dasarnya burung ini bisa hidup dimana saja selama tempat itu mempunyai sumber air dan makanan melimpah. Seperti yang diketahui bahwa Emu termasuk hewan carnivora. Yang mana bisa memakan serangga, vertebrata kecil, biji-bijian, buah sampai kulit kayu. Jika di habitat tersebut tidak ada makanan, burung emu bisa hidup tanpa makan selama berminggu-minggu dengan memanfaatkan cadang lemak dalam tubuh. Emu sendiri termasuk hewan soliter alias penyendiri. Tetapi banyak kasus menyebut jika emu juga bisa menampakkan perilaku sosial, seperti berbagi sarang. Untuk komunikasi, biasanya Emu akan mengeluarkan suara keras yang terdengar sampai 2km. Suara burung ini dihasilkan dari kantong leher yang digembungkan.

Musim kawin burung emu ini antara bulan Desember sampai bulan Januari. Emu betina bisa melakukan poliandri kepada banyak pejantan sekaligus. Untuk menarik Emu betina biasanya Emu jantan akan melakukan tarian kawin di hadapannya. Apabila Emu betina tertarik, maka akan tinggal selama beberapa bulan dan melakukan perkawinan. Biasanya Emu betina akan meletakkan telur di sarang dengan timbunan rumput kering yang sudah dipersiapkan oleh Emu jantan. Jumlah telur bisa mencapai 5 – 15 butir. Telur Emu warnanya gelap dengan bentuk lonjong. Yang bertanggung jawab mengerami telur-telur tersebut adalah Emu Jantan. Karena Emu betina akan melakukan perkawinan dengan pejantan lainnya. Proses mengerami ini mencapai 50 hari barulah telur-telur akan menetas. Dan Emu jantan bisa tidak makan dan minum selama proses mengerami ini.

Setelah telur-telur menetas, bayi-bayi Emu ini sudah bisa berjalan dalam beberapa menit saja. Bayi-bayi Emu ini akan tinggal bersama ayahnya sampai usia 7 bulan. Para ayah bayi emu ini akan diajari cara mencari makan dan melindungi diri. Dan ketika usia 1.5 tahun, barulah Emu-emu tersebut bisa hidup mandiri dan memisahkan diri dari kawanannya.